KAPOLRES BANGKA BARAT IMBAU WARGA TETAP WASPADA BANJIR ROB, SATPOLAIRUD KERAHKAN ALAT BERAT BERSIHKAN LUMPUR DI JALAN WARGA

Berita23 Dilihat
banner 468x60

KAPOLRES BANGKA BARAT IMBAU WARGA TETAP WASPADA BANJIR ROB, SATPOLAIRUD KERAHKAN ALAT BERAT BERSIHKAN LUMPUR DI JALAN WARGA

PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

banner 336x280

JEJAK BERITA .86.COM Menghadapi cuaca yang tidak menentu dan potensi banjir rob yang masih tinggi, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., mengeluarkan himbauan penting kepada seluruh masyarakat pesisir Mentok agar tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan air laut dan curah hujan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

 

Kapolres menegaskan bahwa kombinasi pasang air laut dan hujan deras dapat memicu banjir rob yang lebih besar. Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu siaga, menjaga keselamatan, dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama pada malam hari dan saat air laut sedang pasang. Curah hujan masih tidak menentu, sehingga potensi banjir rob masih sangat mungkin terjadi. Laporkan segera jika membutuhkan bantuan, kami selalu siap membantu,” tegas Kapolres Bangka Barat.

 

Pada Minggu (7/12/2025), banjir rob kembali menggenangi kawasan pesisir Mentok, termasuk Kampung Bozem Teluk Rubiah, Kampung Tanjung, dan Kelurahan Tanjung. Genangan hingga selutut orang dewasa merendam rumah warga serta membawa lumpur ke jalan-jalan utama, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

 

Sejumlah perabot rumah warga tergenang, dapur tidak dapat digunakan, dan kendaraan sulit melintas akibat tebalnya lumpur yang menutup akses jalan.

 

Sebagai bagian dari respon cepat Polres Bangka Barat, Satpolairud mengerahkan alat berat untuk membersihkan jalan warga yang tertutup lumpur akibat banjir rob. Pembersihan ini dilakukan untuk membuka kembali akses yang sebelumnya terhambat dan memudahkan warga beraktivitas.

 

Alat berat digunakan untuk mengeruk lumpur tebal, mengangkat material banjir, serta memperlancar aliran air agar tidak kembali meluap ke jalan.

 

Personel Satpolairud juga memantau setiap titik rawan, memastikan tidak ada warga yang terisolasi akibat jalan tertutup lumpur.

 

Warga sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan. Banyak yang mengatakan bahwa tanpa alat berat, jalan tidak mungkin cepat dibersihkan karena lumpur yang mengendap cukup tebal.

 

“Sebelumnya jalan benar-benar sulit dilewati. Setelah ada alat berat Satpolairud, cepat bersih dan langsung bisa dilalui lagi. Terima kasih kepada Polres Bangka Barat,” ucap salah seorang warga.

 

Kapolres memastikan bahwa jajaran Polres Bangka Barat akan terus siaga di lapangan selama kondisi cuaca belum stabil. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas dan Polri akan terus hadir memberikan bantuan, baik melalui pembersihan, evakuasi, maupun pemantauan aliran air.

JEJAK BERITA 86.COM.(FUAD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *