Dikerahkan Sebanyak 192 Petugas Resmi untuk Sukseskan Sensus Ekonomi di tahun 2026  di kota pangkalpinang.

Berita6 Dilihat

 

PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

JEJAK BERITA.86.COM.-PANGKALPINANG — Kota Pangkalpinang bersiap menyambut pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerjunkan 192 petugas lapangan yang akan melakukan pendataan di seluruh wilayah kota. Pendataan ini menjadi bagian penting dalam memotret kondisi riil perekonomian masyarakat serta aktivitas dunia usaha sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan ke depan.

banner 336x280

Sensus Ekonomi sendiri merupakan agenda nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali oleh Badan Pusat Statistik (BPS), tepat pada tahun yang berakhiran angka enam. Melalui sensus ini, pemerintah berupaya memperoleh gambaran komprehensif mengenai perkembangan sektor usaha dari skala mikro hingga besar.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, BPS menggunakan dua metode pendataan, yakni wawancara langsung berbasis digital melalui Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI), serta pengisian mandiri secara daring melalui Computer Assisted Web Interviewing (CAWI), khusus bagi pelaku usaha berskala besar.

Sebagai bentuk kesiapan, Wali Kota mengukuhkan 192 petugas dalam apel siaga dan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Balai Besar Betason, Kamis (11/6). Dari total tersebut, sebanyak 168 orang bertugas sebagai petugas pendataan lapangan, sementara 24 lainnya menjadi petugas pemeriksa lapangan.

Dalam sambutannya, Saparudin menekankan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada integritas petugas serta keterbukaan masyarakat dalam memberikan data yang benar dan akurat. Menurutnya, data yang dihasilkan bukan sekadar angka statistik, melainkan fondasi utama dalam merumuskan arah pembangunan ekonomi daerah.

Ia berharap seluruh petugas mampu menjalankan tugas dengan profesional, jujur, dan penuh tanggung jawab. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat menerima kehadiran petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang sesuai kondisi sebenarnya.

“Data yang valid akan membantu pemerintah mengambil langkah nyata untuk memperkuat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa mendatang,” ujarnya.

Saparudin juga mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan data responden, mematuhi ketentuan perundang-undangan, serta menjunjung tinggi profesionalisme selama proses pendataan berlangsung.

Sementara itu, Kepala Kota Pangkalpinang, , memastikan seluruh informasi yang diberikan responden akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

Ia menjelaskan seluruh petugas telah mendapatkan pembekalan teknis sebelum diterjunkan ke lapangan. BPS juga menyiapkan sistem pengawasan berlapis guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional yang berlaku.

Setelah tahapan pendataan selesai, data yang terkumpul akan melalui proses pemeriksaan, validasi, dan uji kewajaran. Jika ditemukan ketidaksesuaian, verifikasi lanjutan akan dilakukan untuk menjamin kualitas data yang dihasilkan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama BPS dan sejumlah unsur lintas sektor turut menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

jejakberita 86.com.(fuad)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *