Jet Blast Pesawat Lion Air Saat Landing Rusak Rumah Warga Beluluk, Angkasa Pura Janji Tindak Lanjut

Uncategorized67 Dilihat
banner 468x60

 Provinsi Bangka Belitung.

JEJAKBERITA.86.com – PANGKALPINANG – Sejumlah rumah warga Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi korban jet blast atau semburan angin pesawat saat pesawat Lion Air melakukan pendaratan (landing) di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Minggu (4/1/2026) sore. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan serius pada rumah warga, termasuk rumah kontrakan milik warga yang juga menjadi tempat operasional Tim 9 Jejak Kasus media online. Rabu (7/1/2026).

banner 336x280

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, ketika semburan angin kuat dari mesin pesawat menghantam permukiman yang berada tidak jauh dari ujung landasan.

Akibatnya, atap teras rumah ambruk, dinding bangunan mengalami retak menganga, serta material atap beterbangan. Tak hanya itu, satu unit kWh meter listrik dilaporkan pecah, mengakibatkan aliran listrik PLN ke rumah warga padam.

Sedikitnya dua unit rumah kontrakan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dan ditaksir menimbulkan kerugian materiil yang tidak sedikit. Warga menilai lambannya penanganan awal turut memperparah kondisi bangunan yang terdampak langsung semburan jet blast tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Manajer Lion Air, Dedy, saat dikonfirmasi Tim 9 Jejak Kasus melalui pesan WhatsApp pada Senin (5/1/2026), menyampaikan bahwa pihak maskapai akan melakukan pencocokan data penerbangan sebelum mengambil langkah lanjutan.

“Boleh dibantu informasi kejadian lengkapnya, kapan dan lokasi pastinya, agar bisa kami cocokan dengan data flight. Kami akan lakukan pengecekan terlebih dahulu,” ujar Dedy.

Ia menambahkan, tahap awal yang dilakukan manajemen Lion Air adalah analisis laporan dan verifikasi data.

Pihaknya juga meminta agar dibuatkan laporan resmi guna mempercepat proses ke manajemen pusat.

“Selain rencana survei ke lokasi, kami mohon dibuatkan laporan resmi agar proses penanganan bisa lebih cepat,” tambahnya.

Lion Air juga mengarahkan warga korban untuk menyampaikan laporan resmi kepada PT Angkasa Pura Indonesia (AP II) selaku pengelola Bandara Depati Amir, mengingat verifikasi radius aman permukiman berada dalam kewenangan pihak bandara.

Menindaklanjuti arahan tersebut, tiga perwakilan Tim 9 Jejak Kasus, termasuk ketua tim, mendatangi kantor Angkasa Pura II dan bertemu langsung dengan Humas Angkasa Pura, Opi, untuk menyampaikan laporan resmi terkait kerusakan rumah warga akibat jet blast pesawat Lion Air.

Opi menyampaikan apresiasi atas laporan yang disampaikan dan memastikan pihak Angkasa Pura akan segera melakukan langkah tindak lanjut.

“Terima kasih kepada Tim 9 Jejak Kasus yang telah menyampaikan laporan ini. Kami akan berkoordinasi dengan pihak Lion Air dan tim teknis infrastruktur kami akan turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kerusakan rumah warga akibat jet blast,” ujar Opi.

Ia menegaskan bahwa Angkasa Pura bersama Lion Air akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memetakan dampak kejadian serta menentukan langkah tanggung jawab yang harus diambil.

“Kami akan datang bersama tim untuk meninjau langsung kondisi di lapangan dan memastikan peristiwa ini ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. Mohon diberikan waktu hari ini, karena kami juga akan berkoordinasi intensif dengan pihak maskapai,” tegasnya.

Sementara itu, Tim 9 Jejak Kasus mendesak agar Angkasa Pura II dan Maskapai Lion Air bertanggung jawab penuh, termasuk memberikan ganti rugi materiil dan immateriil kepada warga korban jet blast sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Kades Beluluk saat dijumpai Tim 9 Jejak kasus dikantor nya, adanya Kerusakan rumah warga akibat Pesawat Lion Air, langsung turun kelokasi bersama Pihak Angkasa pura melihat kerusakan rumah warga,

Disela-sela pembicaraan saat disinggung apakah hal ini pernah terjadi sebelum nya terhadap warga iya katakan”

Dulu pernah juga hal tersebut terjadi pada rumah warga hingga Atap genteng warga hancur, ditanya apakah ada pergantian immateriil dan lain nya, Susah Mau dijelaskan Setahu saya tidak ada pergantian apapun terhadap warga saya,

Semoga dengan adanya temen-temen media, rumah warga tersebut bisa di ganti kerugian oleh pihak Angkasa pura dan pihak Lion Air.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu realisasi peninjauan lapangan dan kejelasan bentuk tanggung jawab dari pihak terkait atas kerusakan yang dialami.

Redaksi. Tim 86..

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *