
PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
JEJAK BERITA.86.COM.
BANGKA – Kolong katis yang hilang dan kini menjadi dataran dan dulu sudah jelas fungsi dan manfaat sudah jelas sebagai resapan air ,jika hujan , maka kini sorotan Publik dikalangan masyarakat terutama warga kace timur dan warga kace .
Agoi “Salah satu warga kace yang merupakan tokoh dan sebagai peduli dengan lingkungan kini angkat bicara mengenai kolong katis yang dulu sudah kami kenal keberadaan kolong kani menjadi daratan akibat di tembok oleh oknum yang tak bertanggung jawab dan tidak memikirkan dampak dari akibat semua itu dampak kepada warga dan sekitarnya. Tegas Agoi.
Begitu juga Maulana , selaku warga kace timur yang peduli terhadap lingkungan kini angkat bicara juga terkait hilangnya fisik seharusnya pemerintah kecamatan dan kabupaten bangka segera turun ke lapangan lihat apa benar kondisi fisik kolong katis sudah hilang jadi pertanyaan Kamil siapa yang bertanggung jawab . Tegasnya.
Disamping itu Fuad selaku warga yang sudah lama tinggal di kace timur angkat bicara juga , bawah memang benar kolong katis sudah lama semenjak jaman dulu kolong katis dulu pada tahun 1980 itu tempat mesin isap air bersih untuk perumahan UPTB dan juga sebagai resapan air juga , sebenar pihak pemerintah provinsi bangka belitung harus tanggap hal ini , dan juga pihak DAS propinsi , sat pol pp provinsi dan bangka , harus tanggap hal ini , karena sudah jelas kolong katis sekarang sudah rata dengan puru ..jadi pertanyaan kami kenapa pihak berwenang diam dan tidak berani bertindak untuk memasang plang , larangan dan himbauan …ada apa sebenarnya
Karena sudah jelas kolong katis itu sebenarnya tempat air bersih . Yang selalu di manfaatkan oleh orang banyak kini menjadi tumpukan tanah puru…dam yang jadi pertanyaan kami selaku warga asli kace timur dan kace ,siapa yang bertanggung jawab ..maka itu kami juga berharap gubenur babel dan bupati bangka turun dan tinjau runut asal usul apa benar kolong katis ada apa tidak..
sekarang ini kami bertanya kalau memang pihak oknum Developer itu memiliki tanah tersebut beli dengan siapa dan kalau memang beli ukuran berapa ..karena disini kami lihat kolong saat sudah menyempit sehingga mudah banjir harapan kami kepada pihak BPN kabupaten bangka untuk mengembalikan patok semula dan turun sama sama bersama masyarakat kace timur dan kace ..karena kmi saksi hidup yang tahu keadaan kolong katis tersebut.
Karena sering terjadi banjir kace timur dan sekitar bukan karena tambang TI namun sebalik karena sudah hilangnya resapan air yang menjadi dampak banjir disekitar lingkungan warga sebenarnya kolong harus di lestarikan
Tim Awak media berusaha akan terus mengali informasi dan memberi ruang klarifikasi .sehingga berita ini dipublikasikan.
Jejak berta .86..com.(Tim)



















